Trik Mengetahui Sentimen Analisis Dengan Filsafat

Whatis-forex.com – Bisnis Forex pada dasarnya dilakukan dengan menggunakan analisa pasar untuk mengambil sebuah posisi. Hal ini jelas berbeda dengan judi yang hanya menggunakan kemungkinan berdasarkan peruntungan belaka. Seorang trader akan menggunakan sehgala informasi dan mengaitkannya dengan logika. Semakin tinggi kemampuan analisa seseorang, maka semakin banyak kemungkinan profit yang akan diperolehnya.

Cobalah lihat dan cermati sekali lagi kalimat di atas. Kalimat tersebut memuat kata “mungkin” akan untung. Hal ini berarti segala analisa yang dilakukan trader tidak selalu memberikan keuntungan. Terkadang mereka harus melalui berbagai kesalahan agar mereka bisa menemukan cara yang pas. Tapi hal itu saja tidaklah cukup karena terkadang ada keadaan pasar yang sangat cepat berubah tanpa bisa dianalisa lebih dalam. Keadaan ini disebut dengan cacat analisa.

Sebuah cacat perlu diidentifikasi agar Anda bisa mengantisipasi kelanjutan transaksi berikutnya. Untuk itu, di bawah ini Anda akan mempelajarinya dengan filsafat.

  1. Membandingkan teori absolute dan self pada saat transaksi

Kedua hal tersebut menunjukkan standar yang akan mempengaruhi transaksi Anda. Absolute merupakan standar mutlak yang biasa diikuti oleh trader. Pada kesempatan ini, harga pasar yang berubah cepat tidak bisa dikendalikan sehingga seorang trader memerlukan analisa yang kuat untuk mengikuti pergerakan pasar. Jika mereka gagal dalam mengikutinya maka kemungkinan yang terjadi adalah cacat analisa dimana mereka akan merasakan kerugian sebagai imbalannya.

Sedangkan keadaan self adalah standar yang dibuat oleh para trader. Keadaan tersebut memang juga tidak bisa dikendalikan sendiri dengan mereka, tetapi merekan akan cenderung menggunakan setiap kondisi yang ada. Trader tidak mengikuti pergerakan pasar yang ada. Contohnya adalah keadaan pasar yang cenderung turun akan mereka gunakan untuk mengambil posisi buy daripada menghindarinya. Self yang cukup kuat akan menjadi senjata bagi para trader di berbagai kondisi pasar.

2. Menggabungkan teori absolute dan juga self pada saat transaksi

Hal ini terjadi ketika mereka menyadari bahwa transaksi bisa dilihat dari rilis berita fundamental. Berita ini cenderung menggabungkan beberapa standar mutlak dengan standar yang diciptakan oleh manusia. Hasilnya akan bisa mengendalikan pasar dan mengatasi perubahan pasar dengan berita lainnya yang berhubungan dengan sebelumnya. Keadaan ini juga bisa diterapkan pada absolute dan self. Gabungan kedua hal ini akan memberikan peluang seseorang mendapatkan keuntungan yang besar dan juga memicu terbentuknya kombinasi strategi yang lebih efektif. Selain itu, mereka bisa menggunakan backtes untuk mengujinya.

Akhirnya, cacat analisa dapat Anda pelajari celah maupun peluangnya. Namun untuk menggunakan keda hal tersebut Anda perlu memberikan waktu agar bisa belajar dengan baik. Seorang trader yang sukses adalah mereka yang mau belajar. Setelah belajar maka melakukan penerapan filsafat bukanlah hal yang sulit.