Rahasia Pintar Memadukan Indokator Forex

Whatis-forex.com – Pemain Forex di Indonesia kini kian meningkat per tahunnya. Hal ini disebabkan Anda bisa mendapatkan keuntungan atau uang tanpa harus keluar rumah. Anda bisa melakukannya di dalam rumah dengan akses internet tentunya. Dalam bermain forex, kita perlu memperhatikan beberapa hal supaya dapat memperoleh banyak keutungan.

Salah satunya adalah dengan memadukan indikator. Dengan memadukannya Anda akan menemukan prospek lain dari informasi pergerakan harga. Perlu Anda ketahui bahwa tiap indikator sebenarnya mampu saling melengkapi satu sama lain. Saling melengkapi ini disebut dengan sistem trading.

Anda tidak perlu bingung, karena artikel ini akan membantu agar lebih mengerti. Agar Anda lebih handal pelajari terlebih dahulu dasarnya. Dengan begitu Anda akan lebih mudah dalam mengembangkan dan mengaplikasikannya ke dalam trading. Umumnya seorang trader akan mengombinasikan dari 2 sampai 3 indikator untuk membuat keputusan sel atau buy.

Berikut beberapa kombinasi indikator yang bisa Anda lakukan.
Pattern
Sistem ini adalah yang paling sederhana. Namun perlu latihan dan ketelitian tinggi dalam pengamatan. Memperkirakan harga dilakukan dengan mengenali pola yang muncul sehingga dapat diketahui pergerakan harga selanjutnya. Dengan terus melatih pengamatan maka hasil penglihatan pun semakin akurat.

Fibonacci retracement, stochastic oscillator, dan CCI
Sistem ini menggunakan Fibonacci retracement yang dipadukan dengan stochastic dan CCI. Cara melakukannya pun terbilang mudah, cukup dengan menunggu pullback terjadi di area acuan Fibonacci. Setelah itu Anda tinggal menunggu sinyal buy atau sell dari indikator stochastic maupun CCI. Ambil keputusan setelah kedua indikator memberikan sinyal.

Fibonacci retracement dan candlestick atau price pattern
Teknik satu ini masih termasuk simple, Anda hanya membutuhkan trend line, Fibonacci retracement dan candlestick. Anda juga bisa menambahkan atau idak dengan price pattern. Sistem ini membutuhkan pengamatan yang baik tentang tren. Tak hanya itu, dibutuhkan pula strategi bounce trading yang mengacu pada Fibonacci retracement.

Langkah yang harus dilakukan adalah dengan menetukan tren kemudian menarik Fibonaci retracement. Hal tersebut dilakukan menurut swing terakhir yang akan muncul di chart. Langkah selanjutnya ialah mencari pantulan di dalam area yang menjadi acuan. Kepastian yang bisa digunakan adalah pola candlestick atau pattern. Anda harus menunggu pullback di area acuan Fibonacci sehingga dapat diketahui konfirmasi pattern bullish ataupun bearish.

Itu 3 sistem yang tergolong dasar untuk dilakukan. Perlu diketahui bahwa setiap trader handal memiliki cara kombinasi indikator sendiri untuk meraih keuntungan. Anda bisa mengembangkan dasar yang ada sambil melakukan trading. Sebab trading lebih beracuan pada pengalaman dan banyaknya trasaksi yang dilakukan. Semakin banyak latihan Anda akan semakin banyak memberikan keputusan yang tepat. Semoga bermanfaat.