Mengenal Stop Lost Sebagai Proteksi Trading

Whatis-forex.com – Sejarah mencatat bahwa trader Forex memiliki kecenderungan untuk mengambil posisi yang keliru dengan strategi yang sama ketika mereka mendapat keuntungan sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan mereka hanya yakin dengan satu strategi, tetapi tidak membaca pergerakan pasar. Akibatnya, trader banyak kehilangan arta mereka dan memberikan pukulan bagi psikis. Mereka harus menyadari bahwa pasar selalu bergerak dinamis, bahkan bisa berubah dengan begitu cepat.

Hasilnya, seorang trader memerlukan manajemen resiko untuk menanggulangi keadaan di atas. Salah satunya adalah melalui kegiatan stop loss. Secara garis besar, stop loss merupakan kegiatan dengan menggunakan robot yang memungkinkan trader untuk memasang harga pada entry dan bisa exit setelah harga mencapai angka yang ditulis trader. Kegiatan ini berguna untuk mengatur besarnya resiko yang dialami. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai stop loss.

Pengertian

Stop loss merupakan elemen manajemen resiko di mana seorang trader akan menentukan posisi entry sekaligus posisi exit secara bersamaan. Setelah itu trader hanya perlu menungu hasil. Bila pasar telah mencapai harga yang ditentukan, barulah stop loss berjalan, jika tidak maka kemungkinan Anda bisa menggeser posisi sehingga bisa mengurangi resiko lagi. Biasanya keadaan ini perlu membaca grafik terlebih dahulu.

Fungsi

Utamanya, stop loss berfungsi sebagai pengatur resiko yang ditimbulkan akibat pergerakan pasar yagn tidak stabil. Akan tetapi lewat perkembangan zaman sebuah stop loss berfungsi juga sebagai pembentuk keuntungan yang cukup baik. Melalui kegiatan ini, seorang trader bisa mengambil untung hingga 100 pips dan merubah posisi dengan mudahnya ketika harga mengalami perubahan.

Kelemahan

Stop loss tidak diperuntukkan bagi seseorang yang belum mengetahui kondisi umum sebuah pasar. Prediksi yang sembarangan akan membuat trader hanya akan terjebak di dalam kerugian. Selain itu tindakan ini butuh waktu untuk menunggu transaksi bisa memperoleh hasil. Penggunaan stop loss yang salah bisa membuat kerugian semakin melebar.

Kelebihan

Tindakan stop loss yang menimbulkan kerugian memberikan trauma bagi para tradernya. Nemun demikian stop loss memiliki kelebihan untuk mengurangi hal tersebut. Pertama, trader bisa merubah posisi trading ketika akan harga mungkin akan berubah ke arah yang lebih tinggi. Kedua, trader bisa menggunakan cut loss, yaitu upaya untuk memotong posisi sehingga mereka bisa mengantisipasi kerugian yang semakin terlihat.

Penggunaan cut loss banyak digunakan oleh trader. Meski demikian Anda harus menguasai dasar-dasar pengetahuan sebuah pasar. Jika Anda ingin mengetahui besarnya efek stop loss pada transaksi Anda, bisa menggunakan pips yang kecil ataupun berlatih dengan akun demo. Trader yang sukses adalah mereka yang mau mengatur besarnya resiko di samping menghitung keuntungan transaksi terus menerus.